Silsilah Keluarga

Kalau ada yang tanya, saya orang mana? Wah jujur saya bingung. Mengapa?

Ibu saya adalah seorang wanita berdarah Minang. Beliau dibesarkan oleh orangtuanya bersama kedua kakak perempuannya di Bukittinggi, Sumatera Barat lalu mereka pindah ke Pekanbaru, Riau.

Sementara ayah saya adalah lelaki berdarah Jawa, anak bungsu dari tujuh bersaudara. Keluarga ayah saya dahulu menetap di Jombang, Jawa Timur. Kemudian, kakak kakaknya pindah ke daerah lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Singkat cerita, mereka berdua menuntut ilmu di perguruan tinggi yang sama di Bandung. Mereka bertemu, jauh jauh dari dua daerah yang berbeda, lalu  menikah dan menetap di Bandung, Jawa Barat.

Kemudian lahirlah saya! Saya lahir Bandung, dan menetap di sana dari lahir sampai sekitar umur 14 tahun. Karena kebanyakan teman saya di Bandung adalah orang Sunda (hampir semua, sepertinya) saya justru lebih terlihat seperti orang Sunda, padahal tidak. Kini saya hidup di sekolah berasrama Insan Cendekia Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Jadi, sebenarnya saya orang mana ya?

Advertisements

Lalu, apa yang diharapkan dari mempelajari Sejarah Indonesia?

Hmm,  dengan belajar SI, saya berharap saya bisa tahu kejadian di masa lalu, asal mula terbentuknya sesuatu, asal mula terjadinya sesuatu, alasan mengapa suatu hal dapat terjadi pada saat itu, alasan mengapa orang orang kini melakukan suatu rutinitas, apa yang pernah terjadi di suatu tempat, dan yang paling penting; tahu perjuangan orang orang yang dulu berjuang untuk Indonesia, dan menghormatinya.

Dari hal hal yang dapat saya ketahui tersebut, saya dapat mengambil pelajaran berharga dari situ. Seperti mendapat motivasi dari pahlawan pahlawan yang selalu semangat dalam memerjuangkan Indonesia dan dapat menghindari terjadinya suatu kesalahan yang sama seperti di masa lalu.

Menurutmu, Apa Itu Sejarah?

Presiden pertama kita Ir. Soekarno berkata;

Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah

Apa sih sejarah itu sehingga tidak boleh kita tinggalkan?

Menurut pandangan saya, sejarah itu adalah suatu peristiwa di masa lalu yang harus diketahui oleh manusia di masa kini karena peristiwa tersebut mengandung nilai berharga yang dapat dipetik dan dijadikan panutan manusia masa kini.

Karena dari itulah, Ir. Soekarno berkata bahwa kita tidak boleh meninggalkan sejarah.

Selamat Tahun Baru 2013!

Malam tahun baru dimeriahkan dengan kembang api dan bunyi terompet tehun baru. Menikmati meriahnya tahun baru. Setelah lama berpesta, ayo kita hitung detik – detik terakhir tahun 2012. 3, 2, 1…. 31 Desember 2012 berganti menjadi 1 Januari 2013!Image

Selamat tahun baru teman – teman! Di tahun baru ini, semoga kita menjadi lebih baik! Apakah teman – teman memiliki resolusi tahun baru? Kesempatan mengubah diri menjadi lebih baik. 🙂